Obat Tetes Mata

Obat tetes mata adalah obat mata yang penggunaannya dengan jalan diteteskan dengan menggunakan pipet penetes. Terdapat banyak obat yang dipakai sebagai obat tetes mata,biasanya obat tetes mata ini digunakan untuk efek local. Namun, absorpsi sistemuk dapat juga terjadi akibat aliran obat melalui kanalis nasolakriminalis  dan menimbulokan efek sistemik yang tidak diinginkan. Selain itu, obat yang terabsorpsi melalui nasolakriminalis ini tdiak mengalami metabolism lintas pertama di hepar. Sebagai contoh, dapat terjadi toksisitas sistemik pada pemakaian antagonis B-adrenoseptor sebagai obat tetes mata.

Untuk menghasilkan efek local, diperlukan absorpsi obat melalui epitel sakus konjungtivus sehingga diperlukan kelarutan dalam lemak yang cukup untuk memudahkan melewati epitel tersebut. Oleh karena itu, dalam pengobatan glukoma, eserin (suatu senyawa amin tertier) bekerja lebih baik daripada prostigmin (suatu amin kuartener).

Zat pengawet yang boleh digunakan dalam obat tetes mata dapat dibagi menjadi empat golongan :

  1. Golongan ester-ester dari hidroksi asam benzoate, misalnya : nipagin dengan konsentrasu 0,1% atau campuran nipagin 0,07% dengan nipasol.
  2. Golongan senyawa merkuri organic, misalnya phenil merkuri nitrat dengan konsetrasi 1 : 100.000 – 1 : 25. 000. Timerosal, dengan konsentrasu 1 : 5000
  3. Wetting agent yang kationik, misalnya : benzalkonium klorida dengan konsentrasi 1 : 4000
  4. Derivat dari alkohol tertentu, misalnya : Klor butanol dengan kadar 0,5 %.

Contoh obat tetes mata dalam bentuk paten yang hanya dapat dibeli dengan resep dokter, karena mengandung zat yang hanya dipakai bila benar-benar diperlukan. Obat tetes mata yang demikian ini digunakan pada penyakit konjungtivis, akut maupun kronis, glaucoma, infeksi terhadap bakteri gram positif, maupun bakteru gram negative, riketsia atau virus dan sebagainya.

Selain obat dalam dengan mengonsumsi makanan atau minuman kesehatan juga diperlukan obat luar untuk menjaga kesehatan mata. Untuk mengobati gangguan mata, seringkali orang memakai obat tetes mata yang diperjualbelikan di pasar. Sebenarnya , mata manusia sudah dilengkapi dengan system perlindungan yang baik, seperti bulu mata, alis mata, refleks kedip, sertaair mata yang mempunyai susunan kimia tertentu untuk melindungi mata. Oleh karena itu, obat tetes mata diperlukan pada kondisi tertentu saja misalnya pada penderita mata kering atau produksi mata kurang karena faktor usia, terkena infeksi atau alergi.

Obat mata ternyata bisa diramu sendiri dari bahan tanaman tertentu. Penggunaan bahan alami ini relative aman, bahkan efek sampingnya sangat kecil dibandingkan dengan obat tetes mata  buatan pabrik. Untuk mengobati berbagai gangguan mata, dapat digunakan obat tetes dan perambang mata. Selama menggunakan obat tetes mata atau obat perambang mata ini, ada beberapa aturan yang harus diperhatikan agar hasil yang diperoleh sesuai harapan. Obat tetes atau perambang mata sebaiknya dilakukan  pada saat mata dalam suhu ruangan. Apabila habis bepergian di siang hari dan dalam kondisi udara panas maka mata diistirahatkan terlebih dahulu selama 15 menit. Setelah itu, maka dapat diberi obat tetes atau dirambang.


=====================================

>>> THM-Obat Tetes Mata Alami Untuk Membersihkan Mata, Menyehatkan Mata, Menormalkan Mata Plus / Mata Minus / Mata Silinder & Mengatasi Selaput Mata / Mata Katarak, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Tetes Mata and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>